Babak Baru Pungli dalam Rutan KPK, Perkaranya Naik Penyidikan

Babak Baru Pungli di Rutan KPK, Perkaranya Naik Penyidikan

Liputanfakta.net – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meningkatkan tindakan hukum pungutan liar atau pungli di dalam Rumah Tahanan (Rutan) KPK ke tahap penyidikan.

Perkara ini diduga melibatkan puluhan pegawai KPK.

“Dan untuk perkara pungli Rutan itu pun sudah ada disepakati untuk naik ke tahap penyidikan juga diekspose. Clear, saya pikir telah semua,” kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata pada Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (25/1/2024).

Umumnya di dalam KPK, suatu perkara yang tersebut naik penyidikan, sudah ada ada dituduh yang mana ditetapkan.

Namun, Alex belum mengungkap pihak-pihak yang dimaksud dijadikan tersangka, juga peranannya di perkara ini.

Dalam perkara ini, terduga pelaku menjalankan praktik haramnya dengan memasang tarif banyak ribu hingga puluhan jt terhadap para tahanan korupsi, guna mendapatkan prasarana tambahan di dalam rutan.

Fasilitas tambahan yang dimaksud seperti mempunyai handphone, juga mengisi daya ulang baterai, dan juga mendapatkan makanan dari luar.

Selain itu, disebutkan pula nilai perputaran uangnya mencapai sekitar Rupiah 6 miliar. Dalam aksinya, pungli dilaksanakan secara terstruktur.

KPK mengungkapkan ada petugas yang mana disebut ‘lurah’ yang mengkoordinasi, juga juga yang digunakan bertugas mengepul uang dari tahanan. Guna menghilangkan jejak, merek diduga menggunakan account orang lain.

Selain berproses secara pidana di area KPK, tindakan hukum ini juga ditindaklanjuti Dewan Pengawas KPK secara etik.

Setidaknya 93 orang harus menjalani persidangan. Dewan Pengawas KPK memiliki target sidang putusan etik dibacakan pada 15 Februari 2024.

(Sumber: Suara.com)