Tekno  

Belum Daftar PSE, Kominfo Ancam Blokir 6 Sistem Travel Online Terbesar!

Belum Daftar PSE, Kominfo Ancam Blokir 6 Sistem Travel Online Terbesar!

Liputanfakta.net – JAKARTA – Kementerian Komunikasi serta Informatika (Kominfo) memberi surat peringatan tegas pada enam media online travel agent (OTA) pada 5 Maret 2024 silam.

Hal yang disebutkan lantaran keenam OTA itu belum melakukan pendaftaran Penyelenggara Sistem Elektronik atau PSE Lingkup Private.

Diketahui keenam Online travel agent yang disebutkan adalah Booking.com, Agoda.com, Airbnb.com, Klook.com, Trivago.co.id, kemudian Expedia.co.id.

“Dalam rangka pengawasan dan juga penegakan hukum menghadapi kepatuhan kewajiban pendaftaran, Kementerian Komunikasi serta Informatika sudah menyampaikan surat peringatan tegas untuk 6 (enam) Online Travel Agent (OTA) asing pada Selasa, 5 Maret 2024,” kata Kementerian Kominfo, pada keterangannya, diambil
pada Rabu (13/3/2024).

Seluruh media travel diberi waktu lima hari kerja untuk melakukan kewajiban pendaftaran.

Namun, jikalau belum melakukan pendaftaran identik sekali dari waktu yang mana telah lama ditentukan, maka situs yang disebutkan akan diblokir secara resmi.

“Dalam jangka waktu 5 (lima) hari kerja sejak dikirimkannya Surat Peringatan, OTA asing wajib melakukan pendaftaran PSE Lingkup Privat sesuai dengan peraturan perundang-undangan. otoritas dapat memberikan asistensi pada melakukan pendaftaran berdasarkan respon juga permohonan OTA asing,” kata Kementerian Kominfo.

“Dalam hal keenam PSE Lingkup Privat asing yang dimaksud tiada memberikan respon melawan surat peringatan keras yang dimaksud dimaksud, maka Kementerian Komunikasi kemudian Informatika dapat memberikan sanksi administratif terdiri dari Pemutusan Akses (access blocking) terhadap sistem elektronik tersebut,” lanjutnya.

Untuk mempermudah para pemilik online travel agent, Kementrian Kominfo siap melakukan pendampingan.

Sampai 13 Maret 2024, belum diketahui keenam online travel agent yang disebutkan telah dilakukan mendaftarkan diri pada PSE Lingkup Privat Asing. Namun, masing-masing website masihdapatdibuka.