Bisnis  

Cara Pembayaran e-Visa untuk WNA, Bisa Pakai Kartu Kredit serta Debit

Cara Pembayaran e-Visa untuk WNA, Bisa Pakai Kartu Kredit juga Debit

Liputanfakta.net – Menurut Pramella Yunidar, Direktur Lalu Lintas Keimigrasian dari Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan juga Hak Asasi Manusia, warga negara asing sekarang dapat melakukan pembayaran visa elektronik atau eVisa Indonesia menggunakan kartu kredit serta debit.

Hal ini dimungkinkan dikarenakan situs resmi untuk pembuatan visa sudah pernah terintegrasi dengan sistem pembayaran daring, memungkinkan WNA untuk melakukan pembayaran eVisa dari mana pun mereka berada, dengan cara yang dimaksud sama pada waktu berbelanja secara online.

“Bisa gunakan kartu debit atau kredit berlogo Visa dan juga Mastercard juga JCB. Tinggal ikuti semata petunjuk pembayaran pada website,” ujar Pramella.

Ia menjelaskan, WNA dapat mengajukan permohonan eVisa Indonesia secara mandiri melalui laman resmi evisa.imigrasi.go.id.

Untuk pembayaran dengan kartu kredit, lanjut Pramella, WNA tidak ada diwajibkan menggunakan kartu milik pribadi. Mereka dapat menggunakan kartu kredit selain miliknya, dengan melakukan konfirmasi batas pengaplikasian kartu masih tersedia.

Selain pembayaran menggunakan kartu kredit dan juga kartu debit, pembayaran eVisa Indonesia juga dapat dilaksanakan melalui kode tagihan (billing).

Untuk metode pembayaran tersebut, WNA memerlukan bantuan warga negara Indonesia selaku penjamin atau penanggung jawab.

Perlunya bantuan WNI lantaran pembayaran kode tagihan menggunakan mata uang rupiah dan juga difasilitasi oleh bank yang digunakan ada pada Indonesia. Pembayaran kode tagihan dapat diadakan melalui mesin ATM, mobile banking, hingga e-commerce yang menyediakan pembayaran PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak).

“Setelah eVisa dibayarkan maka akan masuk tahap proses penerbitan,” katanya.

Menurut Pramella, Electronic Visa on Arrival (eVoA) umumnya akan diterbitkan pada waktu 1×24 jam. Sementara untuk jenis visa lainnya, proses penerbitannya memakan waktu empat hingga lima hari, dengan persyaratan bahwa WNA telah terjadi memenuhi semua persyaratan yang mana dibutuhkan.

Sebelumnya, Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum juga Hak Asasi Manusia telah dilakukan mengumumkan bahwa WNA yang dimaksud memegang visa kunjungan dapat menambah masa berlaku visa lalu izin tinggal merekan melalui situs resmi Imigrasi hingga tanggal 31 Desember 2023.

Perpanjangan visa yang dimaksud berlaku untuk pemegang visa kunjungan wisata (indeks C1), terapi (C3), urusan pemerintahan (C4), kursus singkat (C9), serta kunjungan kegiatan bisnis (C11).

Layanan baru ini sudah diuji coba oleh Imigrasi lalu mulai berlaku efektif pada tanggal 31 Desember 2023, yang mana juga menandai pergantian tahun.