Oli Bekas untuk Rantai Motor: Hemat Sesat atau Jebakan Mematikan?

Oli Bekas untuk Rantai Motor: Hemat Sesat atau Jebakan Mematikan?

Liputanfakta.net – Oli bekas, meskipun terkadang dianggap sebagai solusi praktis, bisa jadi menjadi bumerang bagi rantai roda motor Anda. Menggunakan oli bekas untuk melumasi rantai roda dapat mengakibatkan beberapa hambatan yang tersebut merugikan. Mari kita lihat beberapa dampak negatif juga solusi yang tepat untuk merawat rantai roda motor dilansir dari laman Deltalub.

  • Rantai Kilat Aus

Di pada oli bekas seringkali terdapat sisa kotoran kemudian serpihan logam. Pemakaian oli bekas ini sebagai pelumas rantai roda mampu menimbulkan kotoran logam yang dimaksud masuk ke sela-sela rantai, menyebabkan rantai cepat aus juga memuai. Akibatnya, Anda harus rutin mengatur ketegangan rantai roda, lalu apabila telah terlalu aus, rantai motor dapat rentan putus.

Solusi: Sebaiknya, gunakan pelumas khusus rantai roda yang digunakan dapat melindungi rantai dari aus lalu menambah masa berlaku umur rantai motor.

  • Rantai Kilat Kotor

Rantai roda yang dilumuri oli bekas terlihat kurang menarik kemudian rentan cepat kotor. Debu lalu kotoran tambahan mudah menempel pada rantai yang dimaksud dilumuri oli bekas.

Solusi: Pilihlah pelumas rantai roda yang tersebut dirancang khusus untuk menanggulangi kotoran lalu mempertahankan tampilan rantai yang mana bersih.

  • Komponen Motor Kotor

Oli bekas yang tersebut digunakan untuk melumasi rantai roda dapat menyiprat ke berbagai arah ketika roda bergerak. Akibatnya, cipratan oli bekas yang dimaksud dapat menempel serta mengotori komponen pada sekitarnya.

Solusi: Untuk menghindari hal ini, gunakanlah pelumas rantai yang dimaksud memiliki formula anti percikan untuk menjaga kebersihan komponen motor.