Pembinaan Servis Sepeda Motor Kemenperin Buka Kesempatan

Pembinaan Servis Sepeda Motor Kemenperin Buka Kesempatan

Liputanfakta.net – Indonesia adalah salah satu pangsa terbesar dunia otomotif dengan jumlah agregat pengguna sepeda gowes motor yang dimaksud mencapai lebih besar dari 125 jt unit.

Dengan demikian, permintaan servis serta perawatan kendaraan beroda dua motor menjadi prospek lapangan pekerjaan bagi generasi muda.

Inilah alasan Kementerian Industri (Kemenperin) menyelenggarakan pelatihan untuk servis sepeda gowes motor. Dalam kesempatan mirip juga diadakan pelatihan operator jahit (sewing).

Dikutip kantor berita Antara dari rilis ditulis Kemenperin pada Selasa (6/2/2024), dua pelatihan disertai 130 orang guna meningkatkan kualitas Informan Daya Orang (SDM) pada sektor tekstil dan juga otomotif.

Suku cadang otomotif, ilustrasi [Shutterstock].
Suku cadang otomotif, ilustrasi [Shutterstock].

“Para kontestan akan menjadi operator sewing serta teknisi servis sepeda gowes motor yang mana kompeten, siap bersaing di tempat dunia kerja, juga mampu berkontribusi bagi kemajuan perekonomian area juga nasional,” jelas Masrokhan, Kepala Badan Pembangunan Informan Daya Individu Industri (BPSDMI) Kemenperin di tempat Jakarta.

“Diklat operator sewing kemudian servis sepeda gowes motor ini merupakan salah satu upaya untuk membekali generasi muda kita dengan keterampilan lalu pengetahuan yang tersebut dibutuhkan untuk menjadi agen pembaharuan kemudian penyelenggaraan bangsa, khususnya di area sektor industri,” tandasnya.

Selain mendapatkan pelatihan, 130 orang yang tersebut mengikuti pelatihan ini juga diberikan sertifikasi kompetensi, juga penempatan kerja (diklat 3 in 1).

Salah satu pelaku perniagaan pada sektor tekstil CV Bakrin Jaya Majalaya mengapresiasi Kemenperin akibat telah lama mengatur pelatihan ini.

Perusahaan itu menilai acara yang dimaksud dilakukan Kemenperin membantu bidang tekstil untuk bisa saja mendapatkan pekerja yang profesional juga kompeten, terlebih pada waktu ini permintaan pembuatan produk-produk busana sedang meningkat mendekati perayaan Idul Fitri.

“Sehingga, di area level bidang sedang kemudian besar ketika ini mengalami krisis tenaga kerja terampil yang dimaksud siap kerja guna meningkatkan produktivitas,” ujar Rian Hasan,  Manajer HR Bakrin Jaya Majalaya.

Di sektor otomotif tentunya senada. Menjelang hari-hari libur religi lalu libur sekolah tentunya sejumlah anggota penduduk pergi berkendaraan. Dan membutuhkan tunggangan prima dengan melakukan preparasi kendaraan.

Demikian pula selesai liburan. Kendaraan perlu dipreparasi agar dapat kembali beroperasi secara optimal.