Polri Peringkat Pertama Institusi yang tersebut Dilaporkan di Kasus Dugaan Pelanggaran HAM

Polri Peringkat Pertama Institusi yang yang dimaksud Dilaporkan di area Kasus Dugaan Pelanggaran HAM

Liputanfakta.net – Komnas HAM menerima 5.301 berkas pengaduan pada sepanjang tahun 2023, baik dari pada maupun luar negeri.

Komisioner Komnas HAM Uli Parulian Sihombing mengatakan, dari ribuan perkara yang mana diterimanya, 2.753 di dalam antaranya merupakan aduan tentang pelanggaran HAM.

“Dari 5301, kami analisis ada 2.753 dugaan pelanggaran HAM yang mana diadukan, selama 2023,” kata Uli dalam Kantor Komnas Ham, Kamis (25/1/2024).

Uli menyebut, jumlah agregat pelanggaran HAM yang digunakan diterima pihaknya mengecil bila dibandingkan tahun 2022.

Pada tahun 2022 lalu, ada 3.190 dugaan pelanggaran HAM yang digunakan diterima Komnas HAM. Bahkan, ia mengumumkan aduan tentang dugaan pelanggaran HAM yang digunakan diterima oleh pihaknya paing banyak dilaksanakan oleh pihak kepolisian, dengan total sebanyak 613 aduan.

“Paling berbagai terkait ketidak profesionalan prosedur oleh aparat penegak hukum yaitu khususnya kepolisian 613,” ungkapnya.

“Kemudian konflik agraria itu kedua 582, kemudian yang lainnya adalah terkait pengabaian hak kelompok rentan, lalu persoalan tenaga kerja,” tambahnya.

Sementara itu, institusi Polri juga meraih peringkat pertama sebagai pihak yang tersebut paling sejumlah diadukan rakyat berhadapan dengan dugaan pelanggaran HAM.

“Itu yang terkait dengan perkara yang diadukan. Kemudian pihak yang diadukan adalah kepolisian yang digunakan paling berbagai 771, koorperasi 412, Pemda 301. Hal ini baru dugaan saja,” ujarnya.

(Sumber: Suara.com)