Tak Jadi Rehat, Rinov Rivaldy Pastikan Ikut 6 Turnamen Pengumpulan Poin Olimpiade

Tak Jadi Rehat, Rinov Rivaldy Pastikan Ikut 6 Turnamen Pengumpulan Poin Olimpiade

Liputanfakta.net – Pebulutangkis ganda campuran Indonesia, Rinov Rivaldy meyakinkan mengambil bagian enam kompetisi yang tersebut akan berlangsung hingga 28 April untuk pengumpulan poin kualifikasi Olimpiade 2024 Paris.

Meski sempat mengaku mempertimbangkan untuk mengambil jeda bertanding, Rinov dikonfirmasi akan mengikuti kompetisi BWF Super 300 Orleans Masters yang tersebut bergulir pada 12-17 Maret.

“Iya (ikut enam turnamen, dimulai dari Orleans Masters). Menurut saya, ketika bisa jadi fokus ke satu pertandingan kemudian hasilnya bagus, ya kenapa nggak? Itu kan pasti secara bukan sadar, poinnya akan bertambah,” kata Rinov pada waktu ditemui di tempat Pelatnas PBSI Cipayung, Ibukota Timur, hari terakhir pekan (9/2/2024).

“Jadi, menurut saya, fokus ke tiap pertandingan lebih lanjut baik. Jadi saya lebih lanjut ke nikmati hari demi hari saya nanti,” sambungnya seperti dilansir Antara.

Orleans Masters yang diselenggarakan bersamaan dengan pertandingan BWF Super 1000 All England Open akan menjadi sebuah pemicu semangat bagi Rinov demi bangkit kemudian merebut tiket kualifikasi Olimpiade.

“Ada target (di Orleans Masters), akibat itu adalah pemicu buat saya. Tapi, saya lebih tinggi mau ke menikmati diri saya sendiri, fokus ke bermain dengan baik, seperti dulu lagi sebab beberapa pertandingan terakhir hasilnya tidaklah baik,” kata Rinov.

Adapun Rinov pada pekan lalu mengungkapkan bukan pada kondisi mental yang digunakan baik untuk berjuang lalu mempertimbangkan untuk mengambil jeda turnamen, menyusul hasil yang dimaksud tak memuaskan pada Thailand Masters 2024.

Banyak yang tersebut berasumsi bahwa Rinov merasa terbebani dengan statusnya juga Pitha Haningtyas Mentari sebagai pasangan ganda campuran Indonesia yang tersebut paling berpeluang untuk lolos Olimpiade mendatang.

Kini, Rinov mengungkapkan dirinya sudah ada mengomunikasikan dengan pelatih, federasi, dan juga Pitha mengenai kondisi mentalnya lalu perlahan mulai bangkit sedikit demi sedikit.

“Memang mental sempat drop. Cuma, ini tidak sebab saya tertekan dengan persiapan Olimpiade. Hanya semata memang sebenarnya dari Desember, telah persiapan dari terpencil hari, tapi mainnya bukan sesuai ekspektasi saya. Di situ ada rasa kecewa besar,” kata Rinov.

“Ketika saya mencoba untuk melupakan, belum bisa, juga terbawa ke pertandingan-pertandingan selanjutnya. Sampai kemarin saya merasakan diri saya sendiri, ini tidak Rinov yang dimaksud dulu. Saya tidaklah punya rasa percaya diri ketika masuk lapangan lalu menjalankan pertandingan. Itu harus jadi introspeksi diri sendiri bagaimana pergi dari dari itu,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Rinov berharap ia sanggup segera mengalihkan fokus untuk kembali bangkit serta meraih hasil yang mana lebih tinggi baik di area turnamen-turnamen mendatang yang memasuki tur Eropa mulai bulan ini.

“Saya ingin berlomba secara sehat. Semua atlet bermimpi untuk bermain dalam Olimpiade, jadi tiap atlet ada metode masing-masing untuk terlepas dari beban itu,” ujar ganda campuran peringkat 18 dunia itu.