Tersandung Skandal, Toyota Dikabarkan Segera Umumkan Susunan Management Baru Daihatsu Pekan Depan

Tersandung Skandal, Toyota Dikabarkan Segera Umumkan Susunan Management Baru Daihatsu Pekan Depan

Liputanfakta.net – Toyota Motor Corporation dikabarkan akan segera mengumumkan struktur manajemen baru untuk unit Daihatsu global pasca tersandung skandal pemalsuan hasil uji tabrak pada akhir tahun lalu.

Presiden Daihatsu Soichiro Okudaira menyatakan untuk media massa bahwa perusahaan berencana menghabiskan tambahan sejumlah waktu lalu mengalokasikan tambahan banyak pekerja untuk pengembangan.

Sebelumnya, Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, lalu Peluang Usaha Pariwisata Jepun (MLIT) mengeluarkan perintah terhadap Daihatsu untuk melakukan hal mendasar terhadap manajemen, lingkungan tempat kerja, kemudian budaya yang dimaksud mengakibatkan skandal ini, khususnya uji keselamatan kecelakaan.

CEO Toyota Koji Sato juga sempat mengungkapkan bahwa pihaknya akan mempertimbangkan untuk merombak batasan bisnisnya dengan Daihatsu.

Toyota bahkan berencana untuk mengirimkan insinyur ke anak perusahaannya, termasuk mengubah struktur kepemimpinan Daihatsu. “Kami menangani hal ini dengan sangat serius,” kata Koji Sato.

Skandal Daihatsu

Sebelumnya Daihatsu mengumumkan akan menghentikan pengiriman semua mobilnya dalam dunia setelahnya ditemukan adanya kesulitan keamanan kemudian keselamatan pada 64 model kendaraan yang diproduksi oleh pabrikan di tempat bawah Toyota tersebut. Dari 64 mobil tersebut, sebanyak 24 di tempat antaranya dijual dalam bawah merek Toyota.

Panel independen yang digunakan menyelidiki skandal Daihatsu itu pada April lalu menyatakan merek jika Negeri Matahari Terbit itu melakukan kecurangan di uji atau tes tabrak samping terhadap empat model yang digunakan dipasarkan pada luar negeri. Diduga ada sekitar 88.000 unit mobil yang tersebut terimbas kecurangan tersebut.

Tetapi di temuan terbaru terungkap bahwa kecurangan itu berdampak ke lebih banyak banyak model juga unit mobil yang digunakan dijual Daihatsu di dalam seluruh dunia. Selain Daihatsu serta Toyota, kecurangan itu juga akan berdampak pada beberapa model Mazda juga Subaru yang mana dijual pada Jepang.

Berdasarkan data yang mana dipaparkan Toyota, terdapat banyak model terdampak yang tersebut diproduksi di dalam Indonesia baik oleh Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) ataupun Astra Daihatsu Motor (ADM).

Sejumlah model yang diketahui melakukan kecurangan di proses uji tabrak diantaranya, Toyota Rush (ADM), Avanza (ADM), Veloz (TMMIN) Raize (ADM), kemudian Yaris Cross (TMMIN).