Tyson Fury Bisa Didiskualifikasi pada waktu Melawan Oleksandr Usyk

Tyson Fury Bisa Didiskualifikasi pada waktu Melawan Oleksandr Usyk

Tyson Fury terancam didiskualifikasi pada waktu menghadapi Oleksandr Usyk menurut petinju yang digunakan memberinya pertarungan tersulit, Steve Cunningham. Tyson Fury naik ring untuk menghadapi petinju Ukraina, Oleksandr Usyk, pada Arab Saudi pada 18 Mei mendatang.

Pemenangnya akan dinobatkan sebagai juara bola kelas berat yang tersebut tak terbantahkan. Namun Fury telah dilakukan diberitahu bahwa itu akan bermetamorfosis menjadi milik Oleksandr Usyk jikalau beliau tiada berhati-hati.

Tyson Fury memukul KO mantan juara kelas penjelajah IBF Steve Cunningham ke New York pada bulan April 2013, namun hanya saja pasca bertahan dari sebuah jatuhan di dalam awal pertandingan. Penguasa WBC dengan rekor tak terkalahkan 34-0-1 ini bahkan mengakui bahwa Cunningham telah lama mengungguli dirinya sebelum mendaratkan pukulan terakhir.

Dan pada masa kini petinju Amerika Serikat ini telah lama memberikan peringatan tegas terhadap mantan lawannya menjauhi pertarungan dengan Usyk, termasuk mempertanyakan legalitas gaya bertarung Fury. Cunningham mengemukakan terhadap World Boxing News: “Saya yakin Ngannou belaka tampil sebagus pada waktu bertarung dengan Fury dikarenakan Fury tidak ada menganggap penting pertarungan berjuang melawan orang petinju MMA.”

“Ngannou memang benar memiliki kekuatan yang mana luar biasa. Ia mendaratkan pukulan bersih ke arah Fury, yang digunakan sebanding sekali tidak ada pada status prima. Saya terkejut dengan hal itu, namun tak dengan fakta bahwa Fury bangkit lalu mengungguli dirinya.”

“Saya rasa Usyk menang melalui langkah juri menghadapi Fury. Entah itu atau Fury akan didiskualifikasi. Fury harus bersandar serta merebahkan diri di dalam menghadapi Usyk untuk melelahkannya seperti yang tersebut biasa ia lakukan. Saya rasa wasit akan menyadari hal ini sebelum pertarungan [oleh tim Usyk] serta Fury akan kehilangan poin.”

Fury atau Usyk akan berjuang untuk berubah jadi juara kelas berat tak terbantahkan pertama sejak Lennox Lewis pada tahun 1999. Diperkirakan akan ada enam juri, bukanlah tiga j uri seperti biasanya, sebagai bagian dari keinginan presiden WBC, Mauricio Sulaiman, untuk menghilangkan kemungkinan adanya hasil kontroversial pada kartu penilaian.
Kemenangan bagi Fury akhirnya dapat membawanya menghadapi Anthony Joshua pada sebuah pertarungan epik yang ditunggu-tunggu, Battle of Britain, yang mana kemungkinan akan berlangsung dalam Wembley Stadium.
Namun, jikalau salah satu petarung mengundurkan diri sebelum tanggal 18 Mei yang telah lama diatur ulang, mereka itu harus membayar uang sebesar £7,9 jt terhadap lawannya, berkat klausul yang dimaksud telah lama dimasukkan ke pada kontrak.

Artikel ini disadur dari Tyson Fury Bisa Didiskualifikasi saat Melawan Oleksandr Usyk