Variasi Plat Nomor Mobil: Seperti Apa yang digunakan Diperbolehkan?

Variasi Plat Nomor Mobil: Seperti Apa yang tersebut digunakan Diperbolehkan?

Liputanfakta.net – Mobil, selain sebagai alat transportasi, juga menjadi wadah ekspresi bagi pemiliknya. Salah satu cara untuk memberikan sentuhan pribadi pada kendaraan adalah melalui variasi plat nomor.

Namun, sebelum Anda berkreasi, penting untuk mengetahui variasi apa yang digunakan diperbolehkan menurut peraturan yang tersebut berlaku. Inilah panduan singkat mengenai variasi plat nomor yang digunakan diperbolehkan juga yang tersebut dilarang.

Variasi Plat Nomor yang dimaksud Dilarang

Menurut Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009, modifikasi atau variasi pada plat nomor kendaraan dilarang. Beberapa variasi yang dianggap melanggar aturan antara lain:

  • Menggeser Huruf atau Angka: Mengubah sikap huruf atau bilangan bulat sehingga membentuk kata atau nama.
  • Huruf Digital: Mengubah bentuk huruf menjadi bentuk digital.
  • Timbul atau Cetak Miring: Variasi yang mana menciptakan huruf atau bilangan tampak timbul atau dicetak miring.
  • Stiker atau Logo Tak Resmi: Menempelkan stiker atau logo instansi tak resmi atau lambang kesatuan pada plat nomor.
  • Ukuran Terlalu Kecil atau Besar: Mengubah ukuran plat nomor menjadi terlalu kecil atau besar.
  • Menyamarkan Warna: Menyamarkan warna hitungan juga huruf sehingga sulit untuk dibaca.
  • Plastik Mika: Menutup pelat dengan plastik mika sehingga mengubah warna pelat.

Variasi Plat Nomor yang dimaksud Diperbolehkan

Meskipun ada larangan, pihak kepolisian juga memperbolehkan beberapa variasi tertentu, seperti:

  • Aksen Cahaya: Memberikan aksen cahaya, misalnya dengan memasang lampu LED dalam sekeliling plat nomor untuk memudahkan identifikasi di tempat tempat gelap atau waktu malam hari.
  • Bingkai dengan Kaca Akrilik Bening: Menambahkan bingkai yang mana disertai dengan kaca akrilik bening, selama tidaklah mengubah bentuk atau warna pelat.
  • Mengecat Ulang: Mengecat ulang plat nomor dengan aturan warna yang dimaksud digunakan identik dengan warna dasar plat nomor.
  • Stiker sebagai Pelapis: Memasang stiker sebagai pelapis font atau bentuk huruf lalu hitungan pelat, asalkan bukan mengubah bentuk huruf atau bilangan tersebut.
  • Angka Cantik: Mengubah seri hitungan plat nomor menjadi bilangan bulat cantik dengan aturan tertentu. Pilihan huruf harus sesuai dengan identitas diri, juga pembaharuan ini harus didaftarkan secara resmi ke Samsat.

Dengan memahami batasan-batasan ini, pemilik kendaraan dapat tetap memperlihatkan berkreasi di mempercantik penampilan mobil dia tanpa melanggar aturan yang tersebut berlaku.

Tetaplah berkreativitas dengan bijak untuk menegaskan kendaraan Anda tetap memperlihatkan mematuhi peraturan lalu lintas.

(Sumber: Suara.com)